17/03/14

MAULA, SELALU RANKING I

Serambi Kids
Serambi Indonesia/Minggu, 16 Maret 2014 08:11 WIB




* Punya 58 Piala

Dari kelas I sampai III, Muhammad Maula Rafi atau Maula, menempati ranking I kelas, di SDN 2 Banda Aceh. Maula rajin belajar, apalagi Maula ingin membuat bahagia ibundanya, Bu Nursyamsiah SE. Tinggal bunda, kakak dan abang yang menyemangati Maula. Ayahada Maula, Almarhum Ir Karimuddin MT, sudah meninggal dunia sejak Maula berusia 11 bulan. Kendati begitu, Maula sejak kecil sudah dilatih untuk terus bersemangat dalam berjuang meraih cita-cita dan prestasi.

Belajar matematika, bahasa Inggris, dan mengaji, merupakan tiga pelajaran yang paling disukai Maula. Maula berharap bisa menggapai citanya, yaitu menjadi duta besar.

Menggambar dan mewarnai adalah hobi Maula. Ia mulai ikut lomba mewarnai dan melukis sejak tahun 2011, saat masih kelas I. Berkat doa-doa, dan perjuangannya, Maula sudah mempunyai 58 prestasi sekarang.

Bungsu dari tiga bersaudara, kelahiran Semarang 23 Oktober 2004, yang masih kelas IV ini, seringkali mengisi waktu senggangnya dengan melukis, di rumahnya di Jalan Rama Setia No.39 Lampaseh Kota, Banda Aceh

(nan) 





12/03/14

SETELAH 26 TAHUN, TARMIZI KEMBALI KE ACEH SEBAGAI KAJATI

Serambi Indonesi/Selasa, 11 Maret 2014 15:18 WIB



SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR

Kajati Aceh, Tarmizi Amin didampingi Pemimpin Redaksi Harian Serambi Indonesia, memaparkan penanganan penegakan hukum di Aceh, dalam pertemuan di Kantor Serambi Indonesia, di Meunasah Manyang PA, Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (11/03/2014). SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR

Laporan: Zainal Arifin M Nur | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Tarmizi Amin MA mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali ke Aceh, setelah 26 tahun meniti karir di luar Aceh, dengan hampir 24 tahun berada di lingkungan kejaksaan.

"Alhamdulillah, pada 26 Februari lalu (2014) saya dilantik sebagai Kajati Aceh. Bagi saya ini seperti saweu gampong," kata Tarmizi dalam pertemuan dengan pimpinan Serambi Indonesia Grup, di Kantor Serambi, Meunasah Manyang PA, Aceh Besar, Selasa (11/03/2014) siang.

Kajati Tarmizi Amin didampingi Kasi Penkum dan Humas Amir Hamzah SH, Kabag TU Mukhlis SH, dan sejumlah staf lainnya. Rombongan diterima oleh Pemred Serambi Indonesia Mawardi Ibrahim, Sekred Bukhari M Ali, Wakil Redaktur Pelaksana M Nasir Nurdin dan Asnawi Kumar, Redpel Prohaba Nurdinsyam, Manager Serambi FM, Nani HS, serta sejumlah pimpinan lainnya.

Dalam pertemuan silaturahim ini, Tarmizi Amin menceritakan dia menghabiskan masa kecil dan remajanya di kampung kelahirannya di Kembang Tanjong Pidie. Setelah menamatkan SD dan SMP di Kembang Tanjong, Tarmizi mulai merantau dengan menempuh SMA di Lhokseumawe.

Setelah sempat bekerja sebagai staf di kantor Gubernur Aceh, pada tahun 1990 Tarmizi memulai karir di Kejaksaan RI. Sejak itu, Tarmizi mulai bertualang dan berpindah-pindah tugas, mulai dari Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan.

Di antaranya, pada akhir tahun 2000an menjadi Kajari di Provinsi Jambi, sempat jadi Aspidum di Kalbar, kembali ke Asdatun Kejati Sumut. Lalu jadi Wakajati Bangka Belitung.

"Saat menjadi Wakajati di Bangka Belitung ini, jajaran kami berhasil meraih 4 besar Kejati dengan Kinerja terbaik di Indonesia. Ini merupakan tantangan besar bagi kami untuk melakukan yang lebih baik bagi Aceh," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pertemuan masih berlangsung, dan Kajati Aceh memaparkan berbagai hal terkait penegakan hukum, terutama terkait masalah penanganan kasus korupsi di Aceh.